Tinggalkan komentar

Pulau Yuk…

apa kabar semuašŸ˜€

setelah lama saya tidak mencoba menulis dalam blog ini, sekarang saya ingin mencoba menulis kembali (walau sepertinya ini bukan saat yang paling tepat) hhehe setidaknya inilah yang saya ingin lakukan saat ini. sekarang saya ingin mencoba berbagi liburan bersama teman-teman, mungkin saatnya cukup tepat ya mengingat sudah menjelang akhir tahun. liburan yang saya bagikan kali ini memang bukan liburan yang baru dilakukan di waktu dekat ini. tetapi ini adalah liburan terbaru yang saya lalukan (sama saja bukan artinya hhe). oke tidak usah berbasa basi mari kita mulai perjalanannya (jeeeeeeeeeeeeeeeeeeettttttttttttttttttt—–>>>>

Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Begitu Indahnya Mereka Diberikan

Seperti halnya kekhawatiran orang tua terhadap anaknya yang baru belajar merangkak ataupun berjalan. Orang tua sangat takut anaknya terluka, oleh karena itu mereka selalu mendampingi anaknya ketika sang anak belajar berjalan. Walapun seandainya sang anak sudah dapat berbicara, ia pun ingin mengatakan ini pada orang tuanya Continue Reading »

1 Komentar

ORGANISASI PERUSAHAAN BUKAN BADAN HUKUM (PERUSAHAAN PERSEORANGAN)

Dewi Kania Pratiwi / 31409433 / 4ID02

PERUSAHAAN istilah perusahaan untuk pertama kalinya terdapat di Pasal 6 KUH Dagang yang mengatur mengenai penyelenggaraan pcatatan yang wajib dilakukan oleh setiap orang yang menjalankan perusahaan. Definisi perusahaan dapat ditemukan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan (UU Wajib Daftar Perusahaan) yaitu

setiap bentuk usahan yang menjalankan setiap jenis usahan yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan atau laba. Continue Reading »

1 Komentar

Tabel Cita-Cita

Cita-cita berdasarkan kamus besar bahasa indonesia merupakan keinginan (kehendak) yg selalu ada di dalam pikiran, ia berusaha mencapai ~ nya, dan merupakan tujuan yg sempurna (yg akan dicapai atau dilaksanakan).

Pasti kita pernah mendengar kata cita-cita, bahkan dari kecil kita sudah diajarkan memiliki cita-cita. ā€œaku ingin menjadi seorang dokterā€, ā€œ aku ingin menjadi seorang polisiā€, ā€œaku ingin menjadi seorang pilotā€ dan banyak lagi cita-cita yang Ā keluar dari mulut anak kecil ketika sedang ditanya mengenai cita-cita. Tidak terkecuali dengan ku, saat kecil aku memiliki banyak cita-cita tetapi hal tersebut terus berubah seiring dengan pertambahan umur dan wawasanku.Ā  Berkali-kali bahkan berpuluh-puluh kali terkadang aku bertanya ā€œapa cita-citaku??ā€ apa harus manusia memiliki cita-cita?? Lalu apa yang akan terjadi jika manusai tidak memiliki cita-cita??. Yah seperti itulah terkadang aku berfikir mengenai cita-cita. Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Zahra

Sore itu kuliah telah selesai, “tidak ada yang buru-buru kan?” sahut salah satu teman zahra. Semua mengangguk, sepertinya semua tidak memiliki jadwal kegiatan lain selain pulang ke rumah. Hari itu belum terlalu sore, cuaca juga masih cukup terik. “sepertinya aku sedikit lapar” sahutan teman zahra terdengar disela sela sela langkah kaki mereka yang berjalan menjauhu ruangan kelas. “bagaimana kalau kita makan di kantin saja” ucapnya lagi sambil melihat ke arah zahra dan teman-teman yang lain. Setelah sedikit berdikusi mereka memutuskan untuk singgah ke kantin kampus. Continue Reading »

Tinggalkan komentar

ETIKA PROFESI

Sebelum mengetahui apa yang dimaksud dengan ETIKA PROFESI, akan lebih baik jika terlebih dahulu mengetahui arti ETIKA dan PROFESI.

ETIKA

Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah ā€œEthosā€, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu ā€œMosā€ dan dalam bentuk jamaknya ā€œMoresā€, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.
Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai ā€œthe discpline which can act as theĀ performance index or reference for our control systemā€. Dengan demikian, etika akanĀ memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia diĀ dalam kelompok sosialnya atau refleksi dari apa yang disebut dengan ā€œself controlā€,Ā karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosialĀ (profesi) itu sendiri. Beberapa definisi ETIKA menurut pada ahli:
1. Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilakuĀ menurut ukuran dan nilai yang baik.
2. Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah lakuĀ perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan Ā  Ā buruk, sejauh yang dapat ditentukan olehĀ akal.
3. Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilaiĀ dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari.Ā Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalamĀ menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentangĀ tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang pelru kita pahami bersama bahwa etika iniĀ dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapatĀ dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

PROFESI Continue Reading »

3 Komentar

PERANCANGAN MENGGUNAKAN ANTROPOMETRI

Ā ANTROPOMETRI DAN PERANCANGAN

Antropometri adalah pengetahuan yang menyangkut pengukuran dimensi tubuh manusia dan karakteristik khusus lain dari tubuh yang relevan dengan perancangan alat-alat atau benda-benda yang digunakan manusia. Antropometri adalah suatu kumpulan data numerik yang berhubungan dengan karateristik fisik tubuh manusia ukuran, bentuk dan kekuatan serta penerapan dari data tersebut untuk penanganan masalah masalah desain (Nurmianto, 2005).Ā Antropometri berasal dari “anthro” yang berarti manusia dan “metri” yang berarti ukuran. Secara definitif antropometri dapat dinyatakan sebagai satu studi yang berkaitan dengan pengukuran dimensi tubuh manusia. Manusia pada dasarnya akan memiliki bentuk, ukuran (tinggi, lebar, berat) berbeda satu dengan yang lainnya. Antropometri secara luas akan digunakan sebagai pertimbangan-pertimbangan ergonomis dalam proses perancangan (desain) produk maupun sistem kerja yang akan memerlukan interaksi manusia. Data antropometri yang berhasil diperoleh akan diaplikasikan secara luas antara lain dalam hal (Wignjosoebroto, 2003):

Perancangan adalah suatu proses yang bertujuan untuk menganalisis, menilai memperbaiki dan menyusun suatu sistem, baik sistem fisik maupun non fisik yang optimum untuk waktu yang akan datang dengan memanfaatkan informasi yang ada. Definisi perancangan yang lain adalah suatu peralatan kerja dengan berdasarkan data antropometri pemakainya betujuan untuk mengurangi tingkat kelelahan kerja, meningkatkan performansi kerja dan meminimasi potensi kecelakaan kerja.

LATAR BELAKANG PERANCANGAN KURSI KEPALA LABORATORIUM Continue Reading »