Tinggalkan komentar

RUMAH BIRU ITU RUMAHKU

Rumah itu berwarna biru

Oh tidak,kuning di bagian bawahnya.baiklah aku kurang memperhatikannya,sebuah rumah berlantai 2 yang memiliki warna biru di bagian atas dan warna kuning di bagian bawah.sekilas rumah itu seperti rumah sederhana pada umumnya,tidak ada yang menarik di rumah itu.rumah itu tidak dapat membuat orang tersesat karena luasnya,halamannya pun tidak cukup untuk bermain bola atau berkebun.hanya sepetak tanah di bagian depan rumah yang di isi dengan beberapa pepohonan.tidak ada antrian mobil yang akan masuk ke rumah itu.hanya 2 buah sepeda motor yang terparkir tepat di teras rumah itu.Lalu?apa istimewanya rumah itu.mungkin mereka tidak tahu,mungkin mereka hanya mengira itu sebuah rumah biasa.rumah di salah satu perumahan.Tetapi aku tidak sependapat dengan mereka,rumah itu yang tampak luarnya biasa saja tetapi jika kau menginjakan kaki ke dalamnya barulah keistimewaan yang kau temukan.itulah yang kurasakan terhadap rumah yang sekarang tepat berada di depanku.banyak alasan mengapa aku mengatakan rumah itu sangat istimewa.baiklah,sekarang sepertinya sudah waktunya aku masuk ke dalam.

Assalamualaikum,aku mulai menginjakan kaki ku ke teras rumah itu,tidak perlu berjalan terlalu jauh dari teras ke pintu utama.setelah membuka sepatu dan membawanya ke dalam,aku mulai memasuki ruang tamu sekaligus ruang utama di rumah itu.seorang pria yang sudah cukup tua sedang duduk di salah satu sofa,seperti biasanya ia duduk sambil membaca koran dengan penampilan yang sangat sederhana.menggunakan sehelai kaos dan celana pendek.aku mulai menyodorkan tangan ku ke arahnya untuk mencium tangannya.ia sedikit tersenyum sambil membetulkan letak kaca matanya yang bergeser.ialah ayahku,biasanya ketika aku pulang ke rumah ia selalu bertanya dari mana aku sambil memperhatikan diriku.bukan bermaksud mengintrograsi,tetapi itulah salah satu wujudnya mempehatikan putrinya.setelah itu aku menuju ke rak sepatu untuk meletakan sepatuku,hanya menegok sedikit ke arah kanan dan dapurku pun terlihat seperti biasa di sana ada bibi ku yang masih berkutat dengan masakannya,ia juga sering menanyakan dari mana aku dan aku akan selalu bertanya padanya tentang makanan kecil.

Setelah meletakan sepatu,tempat yang selalu aku lihat ketika aku pulang ke rumah adalah meja makan.sepertinya sudah ada makanan di sana pikirku.karena tudung saji telah berada di atas meja makan.meja makan yang ukurannya tidak terlalu besar itu berada di antara ruang tamu dan ruang keluarga.di salah satu bangkunya aku melihat seorang wanita yang menggunakan daster berwarna coklat dengan motif  batiknya itu.benar,itu merupakan daster yang sering ia gunakan,aku hamper hafal dengan semua daster yang ia punya.itu ibuku,ia biasa duduk di sana ketika sedang menghitung uang belanja tiap harinya.aku menghampirinya dan memcium tangannya.”apakah kau sudah makan?”pertanyaan itu selalu ia tanyakan kepada anak anaknya ketika mereka baru pulang ke rumah.”belum”jawabku sambil membuka tudung saji itu.

Aroma makanan yang membuat ku lapar,itu makanan kesukaan ku sambal udang.tiba tiba aku merasa lapar, selain itu ada ayam goreng kesukaan adikku,dan sayur bayam.setelah mengambil piring aku duduk kembali dan mulai melahap santapan itu.tanpa mengganti baju terlebih dahulu,aku hanya cukup meletakan tas ku saja.biasanya ketika aku makan,ayahku akan menghampiriku.setelah melihat sebentar ke arah makananku pun,ia akan makan juga bersama ku.dan kami pun akan makan sambil berbincang bincang.

“oh iya…”aku baru teringat kalau tadi aku membelikan coklat untuk adikku.aku pun mencarinya ke kamar orang tuaku,ia memang biasa berada di sana untuk menonton tv.tapi sekarang ia sedang menggambar,aku menghampirinya dan sebentar melihat kea rah kertas yang sedang ia gambar “bagus” pikirku,menurutku ia memiliki bakat menggambar yang bagus.ia sering menggambar imajinasinya,akupun kadang kadang merasa iri dengan bakatnya.setelah beberapa lama aku memperhatikan gambarnya,akhirnya aku memberikan coklat itu kepadanya dan ia pun terlihat tersenyum dan menghentikan gambarnya untuk membuka coklat dariku.aku tersenyum,lalu kembali ke meja makan.”terima kasih kak” ucapnya sambil mencoba membuka bungkus coklat itu.

Ketika kami sedang makan bersama sambil berbincang bincang tiba tiba terdengar suara teriakan memanggil namaku “kakak….kakak”.seorang perempuan yang 3 tahun lebih muda dariku turun dari lantai 2 dengan tergesa gesa sambil membawa handphonenya.yah itulah adik perempuan ku,aku memiliki 2 adik,yang aku temui di kamar tadi adalah adik laki laki ku yang umurnya 6 tahun lebih muda dariku.“ada apa?”tanyaku pada adik perempuanku.ternyata seperti biasanya,karena kami memiliki kesenangan yang sama terhadap music pop korea,maka jika kami memiliki suatu berita terbaru tentang music pop korea maka kami akan cepat cepat saling member tahu.itulah yang sedang terjadi sekarang,ternyata adikku memiliki berita terbaru.dan jika kami berdua telah mulai mengobrol maka akan membutuhkan waktu cukup lama untuk menghentikannya.jika telah begitu maka ayah ataupun ibuku yang merasa kami berdua sudah cukup ribut mulai memarahiku,dan kami pun akan melanjutkan obrolan kami di lantai 2.

Setelah selesai makan,dan mengobrol dengan adikku,aku menuju lantai 2.disanalah aku menghabiskan banyak waktuku,apalagi ketika hari libur.mungkin aku akan turun ke bawah jika merasa lapar ataupun haus.lantai 2 rumahku tidak begitu besar,di sana hanya terdapat kamar ku,kamar adikku,gudang,kamar mandi dan sebuah ruangan santai.aku biasa menghabiskan waktu di ruangan itu untuk menonton tv ataupun dvd.

Setelah selesai mengganti pakaian ku aku menuju jendela di kamar ku.melihat pemandangan sebentar “inilah hidupku,keluargaku,dan rumahku” gumamku perlahan sambil menaikan sedikit ujung bibir ku.inilah alasan yang membuat rumah biru itu istimewa bagiku,rumahku.

“kakak,ayah menyuruh turun,ada kue di bawah.kau mau?”suara adik laki lakiku terdengar membuyarkan lamunanku.”iya,baiklah tnggu sebentar”.senyumku kembali melebar sambil menuju lantai 1.

Aku suka rumahku……………

Aku suka keluargaku…………

also show warta warga gunadarma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: